Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam.
Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulanyang romantis.
Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 9000 dollar. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itudan meminta ayam goreng sebagai gantinya. Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanyadan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan,sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yang akan mengilhami yanglain!
Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya."Kekasihku sedang menunggu. Aku hanya ingin ayam gorengku."
Pemilik restoran menjadi semakin kagum atas sikap sipemuda yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemudajujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.
"Aku tidak mengerti" kata pemilik restoran. "Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?"
"Itulah masalahnya," kata si pemuda. "Istriku ada dirumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar aku dapat pergi dari sini."
~~~ Moral of the story:
Mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yang tidak mengenalmu. Banyak di antara kita yang melakukan perbuatan baik di sana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata benar, dan semua orang mengira kita adalah sosok ideal yang sebenarnya tidak demikian.
Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam hatimu.Tidaklah penting berapa banyak hal yang kau perbuat atau apa yang orang lain kira tentang dirimu.
Yang penting adalah hal yang terdalam.
Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukaimu atau supaya seseorang kagum padamu - lakukan sesuatu untuk dirimu sendiri, jadikan dirimu seseorang yang lebih baik.
Kita lebih sering malu dihadapan (dilihat) oleh manusia dan sering bersandiwara tetapi Tuhan mengetahui kata hatimu.
~ (hanya anda yang mengetahui).
Kamis, 12 November 2009
Jangan tunggu esok tiba
Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya.
Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan.
Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.
Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang wanita yang sangat cantik dan baik. Wanita ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.
Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.
Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.
Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.
Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cintakamu", istrinya telah meninggal dunia.
Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.
*********************************
Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu tidak pernah berhenti.
Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh.
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kamu merasa ingin mendengar suara temanmu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin mengatakan pada seseorang bahwa kamu menyayangi dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus berpikir bahwa lain hari baru akan memberitahu dia, mungkin hari itu tidak pernah akan datang.
Jika kamu selalu berpikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.
Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan.
Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.
Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang wanita yang sangat cantik dan baik. Wanita ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.
Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.
Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.
Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.
Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cintakamu", istrinya telah meninggal dunia.
Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.
*********************************
Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu tidak pernah berhenti.
Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh.
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kamu merasa ingin mendengar suara temanmu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin mengatakan pada seseorang bahwa kamu menyayangi dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus berpikir bahwa lain hari baru akan memberitahu dia, mungkin hari itu tidak pernah akan datang.
Jika kamu selalu berpikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.
SENYUM :)
1. Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia menghilangkan maruah diri.
2. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda
kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi.
3. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi amat sulit
dilaksanakan.
4. Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada kesombongan dan kelalaian.
Kesusahan dan penderitaan itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa, kecuali orang yang mukmin.
5. Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara, pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas kesalahan.
6. Orang yang sudah hilang sifat marah - dayus, cepat melahirkan sifat marah -
lemah mujahadah. Orang yang ada sifat marah tapi dapat disembunyikan kecuali di tempat-tempat yang munasabah inilah manusia normal.
7. Tahu diri kita hamba itu adalah ilmu, merasa diri kita itu hamba itu penghayatan, yang kedua inilah akan lahir sifat tawaduk, malu, khusyuk, takut, hina dan lain-lain lagi sifat kehambaan.
8. Jika kita mengingati dosa, kita tidak nampak lagi kebaikan kita, apatah lagi untuk dibanggakan.
9. Lahirkan kemesraan kita sesama manusia kerana itu adalah haknya tapi jangan putus hati kita dengan Allah, ini adalah hakNya pula.
10. Apabila rasa senang dengan pujian, rasa sakit dengan kehinaan menunjukkan kita ada kepentingan peribadi, tanda kita tidak ikhlas membuat kebaikan.
2. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda
kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi.
3. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi amat sulit
dilaksanakan.
4. Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada kesombongan dan kelalaian.
Kesusahan dan penderitaan itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa, kecuali orang yang mukmin.
5. Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara, pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas kesalahan.
6. Orang yang sudah hilang sifat marah - dayus, cepat melahirkan sifat marah -
lemah mujahadah. Orang yang ada sifat marah tapi dapat disembunyikan kecuali di tempat-tempat yang munasabah inilah manusia normal.
7. Tahu diri kita hamba itu adalah ilmu, merasa diri kita itu hamba itu penghayatan, yang kedua inilah akan lahir sifat tawaduk, malu, khusyuk, takut, hina dan lain-lain lagi sifat kehambaan.
8. Jika kita mengingati dosa, kita tidak nampak lagi kebaikan kita, apatah lagi untuk dibanggakan.
9. Lahirkan kemesraan kita sesama manusia kerana itu adalah haknya tapi jangan putus hati kita dengan Allah, ini adalah hakNya pula.
10. Apabila rasa senang dengan pujian, rasa sakit dengan kehinaan menunjukkan kita ada kepentingan peribadi, tanda kita tidak ikhlas membuat kebaikan.
Nasihat...
1. Ingatkanlah lebih dahulu nikmat dari ALLAH sebelum makan dan sebagainya, agar kita terasa tidak punya apa-apa, barulah kita sedar ALLAH itu siapa.
2. Jika kita marah kepada seseorang jangan sampai tidak nampak lagi kebaikannya. Begitu juga jika kita suka kepada seseorang jangan sampai tidak nampak lagi kelemahannya.
3. Jika kita selalu mengingati dosa kita, kita tidak nampak dosa orang lain, apatah lagi hendak menceritakannya.
4. Jika kita membuat dosa, tidak terasa dengan dosa, kita telah membuat 2 kali dosa, satu kerana yang dibuat, kedua dosa kerana tidak merasa berdosa.
5. Rasakanlah diri kita sentiasa berdosa sekalipun kita tidak nampak dosa kita. Apatah lagi jika nampak. Agar kita dapat mengekalkan sifat kehambaan yang kita ini memang hamba.
6. Banyak manusia bila ada jawatan, aktif membuat kerja-kerja masyarakat, apabila tidak ada jawatan dia menghilangkan diri entah ke mana perginya. Tanda kerjanya dahulu itu untuk kepentingan dirinya.
7. Jika selalu merasa susah dengan urusan dunia, tidak merasa susah dengan urusan akhirat, itu tandanya kita anak dunia.
8. Carilah keduniaan dengan ilmu, asalkan halal, memang kita di dunia, jangan cari keduniaan dengan ilmu akhirat, nanti di akhirat kita akan papa kedana, nerakalah tempatnya.
9. Bila sifat malu sudah tiada, rasa berdosa sudah lenyap dari kita, suka membuat teguran, tidak suka ditegur, rasa lebih dari orang lain, suka dihormati, tanda kita telah memakai sifat ketuanan, kita telah melakukan syirik setiap hari tanpa disedari.
10. Bangunkanlah dunia ini sehebat mana yang kita mahu dengan ilmu dunia, tapi ingat membangunkan diri mestilah dengan ilmu agama.
2. Jika kita marah kepada seseorang jangan sampai tidak nampak lagi kebaikannya. Begitu juga jika kita suka kepada seseorang jangan sampai tidak nampak lagi kelemahannya.
3. Jika kita selalu mengingati dosa kita, kita tidak nampak dosa orang lain, apatah lagi hendak menceritakannya.
4. Jika kita membuat dosa, tidak terasa dengan dosa, kita telah membuat 2 kali dosa, satu kerana yang dibuat, kedua dosa kerana tidak merasa berdosa.
5. Rasakanlah diri kita sentiasa berdosa sekalipun kita tidak nampak dosa kita. Apatah lagi jika nampak. Agar kita dapat mengekalkan sifat kehambaan yang kita ini memang hamba.
6. Banyak manusia bila ada jawatan, aktif membuat kerja-kerja masyarakat, apabila tidak ada jawatan dia menghilangkan diri entah ke mana perginya. Tanda kerjanya dahulu itu untuk kepentingan dirinya.
7. Jika selalu merasa susah dengan urusan dunia, tidak merasa susah dengan urusan akhirat, itu tandanya kita anak dunia.
8. Carilah keduniaan dengan ilmu, asalkan halal, memang kita di dunia, jangan cari keduniaan dengan ilmu akhirat, nanti di akhirat kita akan papa kedana, nerakalah tempatnya.
9. Bila sifat malu sudah tiada, rasa berdosa sudah lenyap dari kita, suka membuat teguran, tidak suka ditegur, rasa lebih dari orang lain, suka dihormati, tanda kita telah memakai sifat ketuanan, kita telah melakukan syirik setiap hari tanpa disedari.
10. Bangunkanlah dunia ini sehebat mana yang kita mahu dengan ilmu dunia, tapi ingat membangunkan diri mestilah dengan ilmu agama.
Ciri-ciri orang berpikiran Positif
Fikirkan fakta berkenaan dengan bersungguh-sungguh.
1. Orang yang positif semakin tercabar, semakin kuat.
Seseorang yang positif berperibadi kuat seumpama besi waja; semakin dibakar oleh keadaan, semakin menghadapi cabaran hidup, semakin teguh dan tajam melayari kehidupan. Seseorang yang berperibadi lemah laksana timah atau lilin - apabila terkena api, hancur lebur. Apabila terketuk oleh cabaran, akan berkecai.
Bekas Perdana Menteri, Dr. Mahathir Mohamad banyak memberi contoh yang cemerlang kepada kita semua.
Lagi banyak masalah yang dihadapi, lagi bertambah kuat beliau. Seperti gam "exhaust pipe", semakin kepanasan, semakin keras mencengkam!
Orang lain sudah habis dan gawat idea, beliau keluar pula dengan idea yang mengejutkan! Itulah yang amat kita kagumi mengenai YAB Dr. Mahathir.
Semakin tercabar, semakin gagah! Dunia amat mengagumi idea-idea beliau. Dunia amat mengharapkan pandangan-pandangan dan fikiran-fikiran Dr. Mahathir.
2. Orang yang positif melihat peluang dalam kegawatan
Orang yang negatif melihat kegawatan sebagai penghalang kemajuan. Tetapi, orang yang positif dapat melihat peluang keemasan dari kegawatan! Aristotle Onassis, jutawan Greek, asalnya seorang budak miskin. Ia pindah ke Argentina dari Greek untuk mencari penghidupan baru.
Umurnya waktu itu hanya 17 tahun. Lepas perang Dunia Kedua, dunia menghadapi kemelesetan ekonomi. Banyak syarikat bankrap. Tetapi Onassis telah nampak satu peluang. Ia sedar yang tentera Amerika sedang menghadapi masalah kelebihan kapal perang. Kapal-kapal tidak lagi digunakan untuk berperang. Ia telah membeli kapal-kapal kecil tentera Amerika itu dengan harga murah.
Setelah membuat sedikit-sedikit pindaan, kapal-kapal itu telah boleh digunakan. Ia telah gunakanya untuk mengangkut barang-barang dan minyak. Dari sinilah permulaan sebenar bagaimana Onassis menjadi seorang jutawan.
Begitulah kelebihan Onassis. Sedang orang lain berada dalam keadaan negatif, beliau bertindak secara positif.
3. Orang yang positif sentiasa berusaha bersungguh-sungguh.
Pelbagai contoh kejayaan yang menjadi sejarah membuktikan bahawa sikap positiflah yang membawa kejayaan kepada mereka yang mencapai kejayaan besar dalam kehidupan. Perdana Menteri Inggeris, Harold MacMillan pernah menceritakan tentang nasihat ayahnya, "Mac, kalau kau telah fikir sesuatu perkara itu berguna dibuat, buatlah bersungguh-sungguh."
Semangat waja Paul Getty juga amat baik sekali kita contohi.
4. Orang yang positif sentiasa mencari jalan memperbaiki diri
Peter Drucker, professor ilmu pengurusan di Amerika Syarikat pernah berkata: "Orang yang jadi pengurus yang berjaya sentiasa bertanya kepada dirinya apakah yang boleh ia buat, bukan apa yang orang lain patut buat."
Dengan sikap seperti ini, tiap-tiap orang boleh berjaya malah dapat pula membawa kejayaan kepada penghidupan diri, keluarga dan masyarakatnya. Dengan bersikap positif, tenaga yang biasa digunakan untuk mengecam, memaki hamun, dan memarah-marah itu dapat digunakan untuk perkara-perkara membina.
Dengan bersikap positif, seseorang itu akan mencari jalan untuk membaiki kehidupannya. Bukannya berharap kepada orang lain untuk membaiki kehidupannya. Orang yang positif bertanggungjawab kepada dirinya sendiri - berdikari.
5. Seseorang yang positif tidak menyalahkan keadaan
Seseorang yang bersikap positif tidak mengeluh atau mengecam bila ditimpa kemalangan, musibah atau terdapat kekurangan pada dirinya. Sebaliknya ia menggunakan kekurangan-kekurangan itu untuk kebaikan kepada dirinya serta orang lain.
Napoleon, yang kecil dan rendah iaitu 5 kaki 1 inci sahaja, selalu dipermainkan oleh rakan-rakannya di Maktab Tentera tempat ia belajar - sebab pendek.
Tambahan pula, Napoleon ialah seseorang yang berasal dari Pulau Corsica, pulau yang dipandang tidak begitu penting oleh orang-orang Perancis.
Kerana itu, Napoleon telah berazam untuk menunjukkan kepada rakan-rakannya bahawa ia lebih baik daripada orang lain. Ia telah belajar ilmu ketenteraan dengan bersungguh-sungguh. Akhirnya, beliau menjadi maharaja Perancis - menakluki tiga suku benua Eropah. Kekurangannya serta ejekan-ejekan daripada rakan-rakannya tadilah yang mendorongnya menjadi panglima terkenal.
6. Orang yang positif mendengar dahulu pendapat orang lain
Orang-orang yang bersikap positif tidak mengetepikan kecaman-kecaman musuhnya misalnya dengan terus mengatakan orang itu salah. Tetapi, ia akan mendengar kecaman-kecaman tadi dan memikirkan betulkah ia salah atau tidak. Perlu diingat, bila orang mengecam tentulah ada sebab-sebabnya. Kadang-kadang daripada kecaman orang lain, kita boleh dapat petunjuk untuk membaiki diri dan kerja kita.
Orang yang berakal ialah orang yang akalnya dapat mengawal segala sifat-sifat mazmumah(keji).
1. Orang yang positif semakin tercabar, semakin kuat.
Seseorang yang positif berperibadi kuat seumpama besi waja; semakin dibakar oleh keadaan, semakin menghadapi cabaran hidup, semakin teguh dan tajam melayari kehidupan. Seseorang yang berperibadi lemah laksana timah atau lilin - apabila terkena api, hancur lebur. Apabila terketuk oleh cabaran, akan berkecai.
Bekas Perdana Menteri, Dr. Mahathir Mohamad banyak memberi contoh yang cemerlang kepada kita semua.
Lagi banyak masalah yang dihadapi, lagi bertambah kuat beliau. Seperti gam "exhaust pipe", semakin kepanasan, semakin keras mencengkam!
Orang lain sudah habis dan gawat idea, beliau keluar pula dengan idea yang mengejutkan! Itulah yang amat kita kagumi mengenai YAB Dr. Mahathir.
Semakin tercabar, semakin gagah! Dunia amat mengagumi idea-idea beliau. Dunia amat mengharapkan pandangan-pandangan dan fikiran-fikiran Dr. Mahathir.
2. Orang yang positif melihat peluang dalam kegawatan
Orang yang negatif melihat kegawatan sebagai penghalang kemajuan. Tetapi, orang yang positif dapat melihat peluang keemasan dari kegawatan! Aristotle Onassis, jutawan Greek, asalnya seorang budak miskin. Ia pindah ke Argentina dari Greek untuk mencari penghidupan baru.
Umurnya waktu itu hanya 17 tahun. Lepas perang Dunia Kedua, dunia menghadapi kemelesetan ekonomi. Banyak syarikat bankrap. Tetapi Onassis telah nampak satu peluang. Ia sedar yang tentera Amerika sedang menghadapi masalah kelebihan kapal perang. Kapal-kapal tidak lagi digunakan untuk berperang. Ia telah membeli kapal-kapal kecil tentera Amerika itu dengan harga murah.
Setelah membuat sedikit-sedikit pindaan, kapal-kapal itu telah boleh digunakan. Ia telah gunakanya untuk mengangkut barang-barang dan minyak. Dari sinilah permulaan sebenar bagaimana Onassis menjadi seorang jutawan.
Begitulah kelebihan Onassis. Sedang orang lain berada dalam keadaan negatif, beliau bertindak secara positif.
3. Orang yang positif sentiasa berusaha bersungguh-sungguh.
Pelbagai contoh kejayaan yang menjadi sejarah membuktikan bahawa sikap positiflah yang membawa kejayaan kepada mereka yang mencapai kejayaan besar dalam kehidupan. Perdana Menteri Inggeris, Harold MacMillan pernah menceritakan tentang nasihat ayahnya, "Mac, kalau kau telah fikir sesuatu perkara itu berguna dibuat, buatlah bersungguh-sungguh."
Semangat waja Paul Getty juga amat baik sekali kita contohi.
4. Orang yang positif sentiasa mencari jalan memperbaiki diri
Peter Drucker, professor ilmu pengurusan di Amerika Syarikat pernah berkata: "Orang yang jadi pengurus yang berjaya sentiasa bertanya kepada dirinya apakah yang boleh ia buat, bukan apa yang orang lain patut buat."
Dengan sikap seperti ini, tiap-tiap orang boleh berjaya malah dapat pula membawa kejayaan kepada penghidupan diri, keluarga dan masyarakatnya. Dengan bersikap positif, tenaga yang biasa digunakan untuk mengecam, memaki hamun, dan memarah-marah itu dapat digunakan untuk perkara-perkara membina.
Dengan bersikap positif, seseorang itu akan mencari jalan untuk membaiki kehidupannya. Bukannya berharap kepada orang lain untuk membaiki kehidupannya. Orang yang positif bertanggungjawab kepada dirinya sendiri - berdikari.
5. Seseorang yang positif tidak menyalahkan keadaan
Seseorang yang bersikap positif tidak mengeluh atau mengecam bila ditimpa kemalangan, musibah atau terdapat kekurangan pada dirinya. Sebaliknya ia menggunakan kekurangan-kekurangan itu untuk kebaikan kepada dirinya serta orang lain.
Napoleon, yang kecil dan rendah iaitu 5 kaki 1 inci sahaja, selalu dipermainkan oleh rakan-rakannya di Maktab Tentera tempat ia belajar - sebab pendek.
Tambahan pula, Napoleon ialah seseorang yang berasal dari Pulau Corsica, pulau yang dipandang tidak begitu penting oleh orang-orang Perancis.
Kerana itu, Napoleon telah berazam untuk menunjukkan kepada rakan-rakannya bahawa ia lebih baik daripada orang lain. Ia telah belajar ilmu ketenteraan dengan bersungguh-sungguh. Akhirnya, beliau menjadi maharaja Perancis - menakluki tiga suku benua Eropah. Kekurangannya serta ejekan-ejekan daripada rakan-rakannya tadilah yang mendorongnya menjadi panglima terkenal.
6. Orang yang positif mendengar dahulu pendapat orang lain
Orang-orang yang bersikap positif tidak mengetepikan kecaman-kecaman musuhnya misalnya dengan terus mengatakan orang itu salah. Tetapi, ia akan mendengar kecaman-kecaman tadi dan memikirkan betulkah ia salah atau tidak. Perlu diingat, bila orang mengecam tentulah ada sebab-sebabnya. Kadang-kadang daripada kecaman orang lain, kita boleh dapat petunjuk untuk membaiki diri dan kerja kita.
Orang yang berakal ialah orang yang akalnya dapat mengawal segala sifat-sifat mazmumah(keji).
Pribadi yang berkarakter
Tidak ada kesuksesan tanpa ada perjuangan, begitu panjang dan berat rintangan yang harus dihadapi. Pantang menyerah ! demikianlah kata yang harus anda ikuti. Kondisi buruk dan tidak menyenangkan adalah bagian dari kehidupan yang harus dibayar guna mencapai kesuksesan. Mengapa orang sering merasa gagal dan tidak berhasil ?
1. Tidak adanya rasa percaya diri. Orang yang kurang percaya diri menilai dirinya tidak mampu, tidak berharga dan merasa tidak sehebat orang lain. Oleh karenanya agar mereka terlihat lebih baik dari orang lain, ia cenderung bersikap eksesif atau menilai orang lain dari kelemahannya dan menarik diri dari pergaulan bebas, cepat sekali merasa down apabila mendapat ejekan, cemoohan atau diremehkan orang lain.
2. Pengaruh lingkungan. Karakter negatif ataupun positif sangat mudah ditularkan, orang yang terbiasa dalam linkungan positif cenderung memiliki karakter positif, begitu pula sebaliknya.
--------------------------------------------------------
Karakter positif adalah karakter dimana ditunjukkan dalam sikap pantang menyerah dan selalu menghadapi segala sesuatu dengan sikap, pandangan dan respon positif pula. Syarat mutlak bagi tercapainya keberhasilan ! Bangun karakter positif anda dengan beberapa cara dibawah ini :
1. Sadari dalam diri anda bahwa karakter positif akan membangun diri anda dari dalam dan ini begitu penting sekali, sedangkan karakter negatif akan merusaknya.
2. Menahan diri dari tidak reaktif jika menghadapi hal yang kurang menyenangkan, berfikir tenang dan sabar.
3. Ambil makna positif disetiap peristiwa yang anda alami.
4. Belajar menerima kenyataan yang tidak menyenangkan sebagai fakta yang selalu terjadi.
5. Mendekatkan diri kepada tuhan, aktifitas dan kegiatan sehari- hari harus dimulai dengan doa dan ditutup dengan doa pula.
6. Hindari kebiasaan memojokkan dan menilai orang lain dari kekurangannya, sekalipun anda sedang bercanda / bermain.
7. Banyaklah bergaul dengan orang-orang yang memiliki karakter positif agar andapun cenderung berfikiran positif dan optimis.
Begitu berguna dan bermanfaat jika anda bisa membangun karakter positif dalam kehidupan, diantaranya adalah :
1. Jiwa anda selalu damai, tidak terbebani dengan kesedihan, frustasi, kebencian, kemarahan dan rendah diri.
2. Anda bisa mencari alternatif jalan keluar yang terbaik atas peristiwa yang anda alami.
3. Anda tidak mudah menyalahkan orang lain sebagai biang permasalahan.
4. Hubungan interpersonal tidak terganggu karena anda cenderung menghindari sikap bermusuhan dengan pihak lain.
5. Anda lebih terbuka terhadap semua peristiwa baik peristiwa menyenangkan maupun tidak.
1. Tidak adanya rasa percaya diri. Orang yang kurang percaya diri menilai dirinya tidak mampu, tidak berharga dan merasa tidak sehebat orang lain. Oleh karenanya agar mereka terlihat lebih baik dari orang lain, ia cenderung bersikap eksesif atau menilai orang lain dari kelemahannya dan menarik diri dari pergaulan bebas, cepat sekali merasa down apabila mendapat ejekan, cemoohan atau diremehkan orang lain.
2. Pengaruh lingkungan. Karakter negatif ataupun positif sangat mudah ditularkan, orang yang terbiasa dalam linkungan positif cenderung memiliki karakter positif, begitu pula sebaliknya.
--------------------------------------------------------
Karakter positif adalah karakter dimana ditunjukkan dalam sikap pantang menyerah dan selalu menghadapi segala sesuatu dengan sikap, pandangan dan respon positif pula. Syarat mutlak bagi tercapainya keberhasilan ! Bangun karakter positif anda dengan beberapa cara dibawah ini :
1. Sadari dalam diri anda bahwa karakter positif akan membangun diri anda dari dalam dan ini begitu penting sekali, sedangkan karakter negatif akan merusaknya.
2. Menahan diri dari tidak reaktif jika menghadapi hal yang kurang menyenangkan, berfikir tenang dan sabar.
3. Ambil makna positif disetiap peristiwa yang anda alami.
4. Belajar menerima kenyataan yang tidak menyenangkan sebagai fakta yang selalu terjadi.
5. Mendekatkan diri kepada tuhan, aktifitas dan kegiatan sehari- hari harus dimulai dengan doa dan ditutup dengan doa pula.
6. Hindari kebiasaan memojokkan dan menilai orang lain dari kekurangannya, sekalipun anda sedang bercanda / bermain.
7. Banyaklah bergaul dengan orang-orang yang memiliki karakter positif agar andapun cenderung berfikiran positif dan optimis.
Begitu berguna dan bermanfaat jika anda bisa membangun karakter positif dalam kehidupan, diantaranya adalah :
1. Jiwa anda selalu damai, tidak terbebani dengan kesedihan, frustasi, kebencian, kemarahan dan rendah diri.
2. Anda bisa mencari alternatif jalan keluar yang terbaik atas peristiwa yang anda alami.
3. Anda tidak mudah menyalahkan orang lain sebagai biang permasalahan.
4. Hubungan interpersonal tidak terganggu karena anda cenderung menghindari sikap bermusuhan dengan pihak lain.
5. Anda lebih terbuka terhadap semua peristiwa baik peristiwa menyenangkan maupun tidak.
Ada kekuatan di dalam CINTA
Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat
Kerana ia bisa mengalahkan keinginannya
Untuk mementingkan diri sendiri...
Ada kekuatan dalam Tawa Kegembiraan,
Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Kerana ia tidak pernah terlarut dengan tentangan dan cubaan...
Ada kekuatan di dalam Kedamaian Diri,
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat
Kera na ia tidak pernah tergoyahkan
Dan tidak mudah diumbang-ambingkan...
Ada kekuatan di dalam Kesabaran,
Orang yang sabar adalah orang yang kuat
Kerana ia sanggup menanggung segala sesuatu
Dan ia tidak pernah merasa disakiti.
Ada kekuatan di dalam Kemurahan,
Orang yang murah hati adalah orang yang kuat
Kerana ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya
Untuk melakukan yang baik bagi sesamanya...
Ada kekuatan di dalam Kebaikan,
Orang yang baik adalah orang yang kuat
Kerana dia selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.
Ada kekuatan di dalam Kesetiaan,
Orang yang setia adalah orang yang kuat
Kerana dia boleh mengalahkan nafsu dan keinginan peribadi
Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama...
Ada kekuatan di dalam Kelemah Lembutan,
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat
Kerana dia boleh menahan diri untuk tidak membalas dendam...
Ada kekuatan di dalam Penguasaan Diri,
Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat
Kerana dia mampu mengendalikan segala nafsu keduniawian...
Sedarkah teman bahwa engkau juga memiliki cukup Kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan dalam hidup ini? Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga. Kerana masalah tidak pernah dibiarkan melebihi kekuatan kita.
Kerana ia bisa mengalahkan keinginannya
Untuk mementingkan diri sendiri...
Ada kekuatan dalam Tawa Kegembiraan,
Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Kerana ia tidak pernah terlarut dengan tentangan dan cubaan...
Ada kekuatan di dalam Kedamaian Diri,
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat
Kera na ia tidak pernah tergoyahkan
Dan tidak mudah diumbang-ambingkan...
Ada kekuatan di dalam Kesabaran,
Orang yang sabar adalah orang yang kuat
Kerana ia sanggup menanggung segala sesuatu
Dan ia tidak pernah merasa disakiti.
Ada kekuatan di dalam Kemurahan,
Orang yang murah hati adalah orang yang kuat
Kerana ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya
Untuk melakukan yang baik bagi sesamanya...
Ada kekuatan di dalam Kebaikan,
Orang yang baik adalah orang yang kuat
Kerana dia selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.
Ada kekuatan di dalam Kesetiaan,
Orang yang setia adalah orang yang kuat
Kerana dia boleh mengalahkan nafsu dan keinginan peribadi
Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama...
Ada kekuatan di dalam Kelemah Lembutan,
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat
Kerana dia boleh menahan diri untuk tidak membalas dendam...
Ada kekuatan di dalam Penguasaan Diri,
Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat
Kerana dia mampu mengendalikan segala nafsu keduniawian...
Sedarkah teman bahwa engkau juga memiliki cukup Kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan dalam hidup ini? Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga. Kerana masalah tidak pernah dibiarkan melebihi kekuatan kita.
Temukan Cinta Anda
Bila anda tak mencintai pekerjaan anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaan pun jadi menggembirakan.
Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor anda. Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas- tugas dengan lebih baik lagi.
Bila toh anda juga tidak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga.
Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apa pun yang bisa anda cintai dari kerja anda: tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela.
Apa saja. Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka mengapa anda ada di situ? Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.
Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor anda. Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas- tugas dengan lebih baik lagi.
Bila toh anda juga tidak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga.
Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apa pun yang bisa anda cintai dari kerja anda: tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela.
Apa saja. Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka mengapa anda ada di situ? Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.
Beda Cinta dan Sayang
Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih
indah sedikit.
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja.
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut mengangis disisinya.
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata,
sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau
cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus
tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta...
ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang....
rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita
demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang
hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih
indah sedikit.
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja.
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut mengangis disisinya.
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata,
sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau
cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus
tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta...
ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang....
rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita
demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang
hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
Berkaca pada diri sendiri
Ketika dua cermin saling berhadapan, muncul pantulan yang tak terhingga. Begitulah bila anda mau bercermin pada diri sendiri. Akan anda temukan bayangan yang tak terhingga. Bayangan itu adalah kemampuan yang luar biasa; ketakterbatasan yang memberi kekuatan untuk menembus batas rintangan diri. Berkacalah pada diri sendiri, dan temukan kekuatan itu.
Singkirkan cermin diri orang lain. Di sana hanya terlihat kekurangan dan kelemahan anda yang akan memupuk ketidakpuasan saja. Dan ini akan menjerumuskan anda ke dalam jurang kekecewaan.
Anda bukan orang lain. Anda adalah anda yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini dengan menatap wajah anda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu. Di sana ada kekuatan yang akan membawa anda ke puncak keberhasilan
Singkirkan cermin diri orang lain. Di sana hanya terlihat kekurangan dan kelemahan anda yang akan memupuk ketidakpuasan saja. Dan ini akan menjerumuskan anda ke dalam jurang kekecewaan.
Anda bukan orang lain. Anda adalah anda yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini dengan menatap wajah anda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu. Di sana ada kekuatan yang akan membawa anda ke puncak keberhasilan
Mencintai dan Dicintai
Kebahagian manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia dicintai.
Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus...
Kebahagian manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati,
dan berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih,
terlalu memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan,
tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ia miliki.
Keegoisan manusia yang menyebabkannya menjadi buta,
keegoisan dan hanya memikirkan diri sendiri
yang menyebabkan manusia tidak sadar bahwa ia begitu dicintai,
tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik untuknya...
Begitu banyak sahabat yang begitu mencintai,
tapi karena terlalu memilih, menilai dan menghakimi sendiri..
justru sahabat sejati menjadi semakin jauh..
Terlalu memilih sahabat membuat manusia tak dapat menyadari
di depan mata ada sahabat sejati yang dibutuhkannya..
Tiap tiap manusia memiliki arti dan peranan masing masing, semua berbeda..
tidak ada yang memiliki arti yang sama persis
punya peranan dan kelebihan disatu hal,
tidak harus memiliki peranan dan arti dalam hal lain..
dicintai oleh satu orang belum tentu disayang oleh orang lain..
Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri,
jangan beraharap dari diri manusia lain, karena orang lain dapat mengkhianati..
Kebahagiaan ada bila bisa menerima diri apa adanya,
mencintai dan menghargai diri sendiri,
mau mencintai dan menerima manusia lain..
Percaya kepada Tuhan..
bersyukur bahwa manusia selalu diberikan yang terbaik...
sesuai yang diperbuat manusia itu sendiri,
tak perlu berkeras hati,
Ia akan memberi di saat yang tepat apa yang manusia-Nya butuhkan,
tidak harus saat ini, masih ada esok hari..
Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus...
Kebahagian manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati,
dan berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih,
terlalu memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan,
tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ia miliki.
Keegoisan manusia yang menyebabkannya menjadi buta,
keegoisan dan hanya memikirkan diri sendiri
yang menyebabkan manusia tidak sadar bahwa ia begitu dicintai,
tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik untuknya...
Begitu banyak sahabat yang begitu mencintai,
tapi karena terlalu memilih, menilai dan menghakimi sendiri..
justru sahabat sejati menjadi semakin jauh..
Terlalu memilih sahabat membuat manusia tak dapat menyadari
di depan mata ada sahabat sejati yang dibutuhkannya..
Tiap tiap manusia memiliki arti dan peranan masing masing, semua berbeda..
tidak ada yang memiliki arti yang sama persis
punya peranan dan kelebihan disatu hal,
tidak harus memiliki peranan dan arti dalam hal lain..
dicintai oleh satu orang belum tentu disayang oleh orang lain..
Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri,
jangan beraharap dari diri manusia lain, karena orang lain dapat mengkhianati..
Kebahagiaan ada bila bisa menerima diri apa adanya,
mencintai dan menghargai diri sendiri,
mau mencintai dan menerima manusia lain..
Percaya kepada Tuhan..
bersyukur bahwa manusia selalu diberikan yang terbaik...
sesuai yang diperbuat manusia itu sendiri,
tak perlu berkeras hati,
Ia akan memberi di saat yang tepat apa yang manusia-Nya butuhkan,
tidak harus saat ini, masih ada esok hari..
Kata-Kata Mutiara
Kata-kata mutiara
Oleh: Jully Cheung
Kuingat kata-kata mutiara yang menusuk dalam batin.
"Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain"
Mengenal diri yang paling penting, adalah utama demi kesadaran jagat raya.
Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruannya masing-masing.
Semakin banyak yang dipikirkan.
Semakin banyak yang dibutuhkan.
Berarti semakin menumpuk pula resikonya.
Menunggu sangatlah mengesalkan, membosankan dan menggelisahkan.
Meskipun duduk dalam mobil mewah dan cukup makanan.
Apalagi ulahnya orang pemalas.
Yang seumur-umur hanya menunggu waktu yang tidak kunjung berakhir.
Mendidik bukan hanya dengan nasihat saja.
Sebab yang menjadi sukses adalah memberikan contoh dengan perbuatan yang baik.
Sesuai dengan apa yang dikatakannya.
Jangan lain di kata lain di perbuatan.
Semua yang ada di sekitar kita, meskipun tinggi nilainya, tidak ada artinya sama sekali.
Tampaknya seakan semua gersang, jika kita terjangkit penyakit bosan.
Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus
Oleh: Jully Cheung
Kuingat kata-kata mutiara yang menusuk dalam batin.
"Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain"
Mengenal diri yang paling penting, adalah utama demi kesadaran jagat raya.
Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruannya masing-masing.
Semakin banyak yang dipikirkan.
Semakin banyak yang dibutuhkan.
Berarti semakin menumpuk pula resikonya.
Menunggu sangatlah mengesalkan, membosankan dan menggelisahkan.
Meskipun duduk dalam mobil mewah dan cukup makanan.
Apalagi ulahnya orang pemalas.
Yang seumur-umur hanya menunggu waktu yang tidak kunjung berakhir.
Mendidik bukan hanya dengan nasihat saja.
Sebab yang menjadi sukses adalah memberikan contoh dengan perbuatan yang baik.
Sesuai dengan apa yang dikatakannya.
Jangan lain di kata lain di perbuatan.
Semua yang ada di sekitar kita, meskipun tinggi nilainya, tidak ada artinya sama sekali.
Tampaknya seakan semua gersang, jika kita terjangkit penyakit bosan.
Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus
Jika Pada Akhirnya...
Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.
Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa tidak dinikmati saja,
Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.
Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.
Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.
Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
Sedang taubat itu lebih utama.
Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,
Sedang kedermawanan justru akan melipat gandakannya.
Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia,
Sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.
Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
Sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.
Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,
Sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna
Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,
Sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.
Suatu hari nanti,
Saat semua telah menjadi masa lalu
Aku ingin ada di antara mereka
Yang bertelekan di atas permadani
Sambil bercengkerama dengan tetangganya
Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu
Hingga mereka mendapat anugerah itu.
[(Duhai kawan, dulu aku miskin dan menderita, namun aku tetap berusaha senantiasa bersyukur dan bersabar. Dan ternyata, derita itu hanya sekejap saja dan cuma seujung kuku, di banding segala nikmat yang kuterima di sini)
--
(Wahai kawan, dulu aku membuat dosa sepenuh bumi, namun aku bertobat dan tak mengulang lagi hingga maut menghampiri. Dan ternyata, ampunan-Nya seluas alam raya, hingga sekarang aku berbahagia)]
Suatu hari nanti
Ketika semua telah menjadi masa lalu
Aku tak ingin ada di antara mereka
Yang berpeluh darah dan berkeluh kesah:
Andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.
[(Duhai! harta yang dahulu kukumpulkan sepenuh raga, ilmu yang kukejar setinggi langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti.
Mengapa dulu tak kubuat menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkanku kini?)--
(Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu kujalani, ternyata hanya
sekejap saja dibanding sengsara yang harus kuarungi kini.
Mengapa aku dulu tak sanggup bersabar meski hanya sedikit jua?)]
*) Penulis adalah Ketua Forum Lingkar Pena Wilayah DKI Jakarta.
Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.
Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa tidak dinikmati saja,
Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.
Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.
Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.
Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
Sedang taubat itu lebih utama.
Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,
Sedang kedermawanan justru akan melipat gandakannya.
Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia,
Sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.
Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
Sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.
Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,
Sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna
Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,
Sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.
Suatu hari nanti,
Saat semua telah menjadi masa lalu
Aku ingin ada di antara mereka
Yang bertelekan di atas permadani
Sambil bercengkerama dengan tetangganya
Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu
Hingga mereka mendapat anugerah itu.
[(Duhai kawan, dulu aku miskin dan menderita, namun aku tetap berusaha senantiasa bersyukur dan bersabar. Dan ternyata, derita itu hanya sekejap saja dan cuma seujung kuku, di banding segala nikmat yang kuterima di sini)
--
(Wahai kawan, dulu aku membuat dosa sepenuh bumi, namun aku bertobat dan tak mengulang lagi hingga maut menghampiri. Dan ternyata, ampunan-Nya seluas alam raya, hingga sekarang aku berbahagia)]
Suatu hari nanti
Ketika semua telah menjadi masa lalu
Aku tak ingin ada di antara mereka
Yang berpeluh darah dan berkeluh kesah:
Andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.
[(Duhai! harta yang dahulu kukumpulkan sepenuh raga, ilmu yang kukejar setinggi langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti.
Mengapa dulu tak kubuat menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkanku kini?)--
(Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu kujalani, ternyata hanya
sekejap saja dibanding sengsara yang harus kuarungi kini.
Mengapa aku dulu tak sanggup bersabar meski hanya sedikit jua?)]
*) Penulis adalah Ketua Forum Lingkar Pena Wilayah DKI Jakarta.
Diantara Senandung Cinta dan Luka
1.
Berhari-hari hingga bertahun tahun aku sendiri sudah berada disini,
di sebuah tempat terpencil, yang telah mendewasakan aku dan pikiranku,
di sebuah tempat yang kuisi hidup ini hanya dengan kegiatan kampus,
disebuah tempat yang banyak mengajarkan aku arti hidup,
disebuah tempat dimana aku mulai mengharapkan kehadiran seorang teman sejati,
untuk menjalani semua perjuangan ini.
Disebuah tempat dimana aku mulai mengenangnya,
disebuah tempat dimana aku mulai memikirkan wajahny.
Dan waktu telah berbisik kepadaku,
"nampaknya kamu mulai jatuh cinta padanya......."
Kepada impianku yang menjadi teman hidupku aku sering bertanya,
"Salahkah aku mencintainya? "
Tak ada jawaban......sunyi, dan impiaku mendadak bisu padaku.
Rasa sombong dan angkuh sering mengisi sebuah titik di pojok hati,
dimana aku harus mengakui dan kadang menyangkal, apakah aku mencintainya
sebagai seorang teman lelaki terhadap teman perempuannya,
atau sebagai seorang saudara lelaki terhadap sudara perempuannya,
Jika ini adalah awal dari sebuah kesalahan,
Bantu aku untuk melupakan sejenak hingga tiba suatu masa nanti.
2.
Dan aku tersadar bahwa aku tak boleh hanyut dalam rasionalitasku sendiri
Harus kubawa namanya dalam istikharahku yang panjang,
Harus kuadukan pada Sang Maha Pembuat Rencana,
aku akan menangis, apakah ini semua adalah bisikan hatiku,
atau hanya sekedar untuk menggapai impian sesaat.......
jangan biarkan aku mendzalimi perjalanan hidupku,
juga perjalanan hidupnya.
Tapi aku butuh juga seorang teman sejati.
Seorang yang mau melebur jauh ke dalam kesederhanaan hidupku,
seorang teman sejati yang mau tetap berjalan di sampingku,
yang mampu menopang tongkat rapuh dalam jiwaku.
Dan dalam rasa percayaku atau entah impian sesaatku,
aku yakin ia mampu melakukan itu semua"
3.
Walau pada akhirnya, aku akan tahu,
ia akan menolak bisikan hatiku atau impian sesaatku……
sehingga akan kucari setumpuk alasan agar aku membencinya atau
aku akan membenci diriku sendiri.
Meski terluka, amat pedih,
dan aku tak bisa memaksanya untuk masuk dalam rasionalitasku.
Walau pada akhirnya aku tahu ia tak luka,
atau mungkin tak pernah membawa namaku dalam istikharah panjangnya,
karena duniaku dan dunianya berbeda.
Aku ikhlas menerima kenyataan ini.
Betapa, meski luka, aku harus mengerti.
Maafkan, aku telah mengganggu mimpimu....
4.
Hingga detik ini aku tetap tak tahu.
Tapi, aku kemudian juga harus berbesar hati.
Sehingga masih banyak kesempatan dan harapan akan datang,
seorang teman sejati yang lebih sempurna,
yang akan diisyartkan lewat cinta-Nya.
Maafkan aku [pernah] mencintaimu!
Berhari-hari hingga bertahun tahun aku sendiri sudah berada disini,
di sebuah tempat terpencil, yang telah mendewasakan aku dan pikiranku,
di sebuah tempat yang kuisi hidup ini hanya dengan kegiatan kampus,
disebuah tempat yang banyak mengajarkan aku arti hidup,
disebuah tempat dimana aku mulai mengharapkan kehadiran seorang teman sejati,
untuk menjalani semua perjuangan ini.
Disebuah tempat dimana aku mulai mengenangnya,
disebuah tempat dimana aku mulai memikirkan wajahny.
Dan waktu telah berbisik kepadaku,
"nampaknya kamu mulai jatuh cinta padanya......."
Kepada impianku yang menjadi teman hidupku aku sering bertanya,
"Salahkah aku mencintainya? "
Tak ada jawaban......sunyi, dan impiaku mendadak bisu padaku.
Rasa sombong dan angkuh sering mengisi sebuah titik di pojok hati,
dimana aku harus mengakui dan kadang menyangkal, apakah aku mencintainya
sebagai seorang teman lelaki terhadap teman perempuannya,
atau sebagai seorang saudara lelaki terhadap sudara perempuannya,
Jika ini adalah awal dari sebuah kesalahan,
Bantu aku untuk melupakan sejenak hingga tiba suatu masa nanti.
2.
Dan aku tersadar bahwa aku tak boleh hanyut dalam rasionalitasku sendiri
Harus kubawa namanya dalam istikharahku yang panjang,
Harus kuadukan pada Sang Maha Pembuat Rencana,
aku akan menangis, apakah ini semua adalah bisikan hatiku,
atau hanya sekedar untuk menggapai impian sesaat.......
jangan biarkan aku mendzalimi perjalanan hidupku,
juga perjalanan hidupnya.
Tapi aku butuh juga seorang teman sejati.
Seorang yang mau melebur jauh ke dalam kesederhanaan hidupku,
seorang teman sejati yang mau tetap berjalan di sampingku,
yang mampu menopang tongkat rapuh dalam jiwaku.
Dan dalam rasa percayaku atau entah impian sesaatku,
aku yakin ia mampu melakukan itu semua"
3.
Walau pada akhirnya, aku akan tahu,
ia akan menolak bisikan hatiku atau impian sesaatku……
sehingga akan kucari setumpuk alasan agar aku membencinya atau
aku akan membenci diriku sendiri.
Meski terluka, amat pedih,
dan aku tak bisa memaksanya untuk masuk dalam rasionalitasku.
Walau pada akhirnya aku tahu ia tak luka,
atau mungkin tak pernah membawa namaku dalam istikharah panjangnya,
karena duniaku dan dunianya berbeda.
Aku ikhlas menerima kenyataan ini.
Betapa, meski luka, aku harus mengerti.
Maafkan, aku telah mengganggu mimpimu....
4.
Hingga detik ini aku tetap tak tahu.
Tapi, aku kemudian juga harus berbesar hati.
Sehingga masih banyak kesempatan dan harapan akan datang,
seorang teman sejati yang lebih sempurna,
yang akan diisyartkan lewat cinta-Nya.
Maafkan aku [pernah] mencintaimu!
Andainya Cinta itu hendak diberi....
Kasih manusia sering bermusim, sayang manusia tiada abadi. Kasih Tuhan tiada bertepi, sayang Tuhan janjiNya pasti" Itulah sedikit dari bait2 lagu Raihan. Lantaran kasih manusia yg sering bermusim dan sayangnya yg tak kekal lama, kita perlu sentiasa berwaspada terutamanya dlm memilih pasangan. Andainya sikit drpd cinta itu hendak diberi pada seseorang yg boleh digelar suami, pilihlah seorang lelaki yang...
1-Kuat agamanya.
Biar sibuk macamana, solat fardu tetap terpelihara. Utamakanlah pemuda yg kuat pengamalan agamanya. Lihat saja Rasulullah menerima pinangan Saidina Ali buat puterinya Fatimah. Lantaran ketaqwaannya yg tinggi biarpun dia pemuda paling miskin.
2-Baik akhlaknya.
Ketegasannya nyata tapi dia lembut dan bertolak-ansur hakikatnya. Sopan tutur kata gambaran peribadi dan hati yang mulia. Rasa hormatnya pada warga tua ketara.
3-Tegas mempertahankan maruah.
Pernahkah dia menjengah ke tempat2 yang menjatuhkan kredibiliti dan maruahnya sebagai seorang Islam.
4-Amanah
Jika dia pernah mengabaikan tugas yang diberi dengan sengaja ditambah pula salah guna kuasa, lupakan saja si dia.
5-Tidak boros
Dia bukanlah kedekut tapi tahu membelanjakan wang dengan bijaksana. Setiap nikmat yang ada dikongsi bersama mereka yang berhak.
6-Tidak liar matanya
Perhatikan apakah matanya kerap meliar ke arah perempuan lain yang lalu-lalang ketika berbicara. Jika ya jawabnya, dia bukanlah calon yang sesuai buat kamu.
7-Terbatas pergaulan
Sebagai lelaki dia tahu dia tak mudah jadi fitnah orang, tapi dia tak amalkan cara hidup bebas.
8-Rakan pergaulannya.
Rakan2 pergaulannya adalah mereka yang sepertinya.
9-Bertanggungjawab
Rasa tanggungjawabnya dapat diukur kepada sejauh mana dia memperuntukkan dirinya utk parents dan ahli familynya. Jika parentsnya hidup melarat sedang dia hidup hebat, nyata dia tak bertanggungjawab
10-Tenang wajah
Apa yg tersimpan dalam sanubari kadang2 terpancar pd air muka. Wajahnya tenang, setenang sewaktu dia bercakap dan bertindak.
Berbahagialah kamu jika diintai calon yang demikian sifatnya..."
1-Kuat agamanya.
Biar sibuk macamana, solat fardu tetap terpelihara. Utamakanlah pemuda yg kuat pengamalan agamanya. Lihat saja Rasulullah menerima pinangan Saidina Ali buat puterinya Fatimah. Lantaran ketaqwaannya yg tinggi biarpun dia pemuda paling miskin.
2-Baik akhlaknya.
Ketegasannya nyata tapi dia lembut dan bertolak-ansur hakikatnya. Sopan tutur kata gambaran peribadi dan hati yang mulia. Rasa hormatnya pada warga tua ketara.
3-Tegas mempertahankan maruah.
Pernahkah dia menjengah ke tempat2 yang menjatuhkan kredibiliti dan maruahnya sebagai seorang Islam.
4-Amanah
Jika dia pernah mengabaikan tugas yang diberi dengan sengaja ditambah pula salah guna kuasa, lupakan saja si dia.
5-Tidak boros
Dia bukanlah kedekut tapi tahu membelanjakan wang dengan bijaksana. Setiap nikmat yang ada dikongsi bersama mereka yang berhak.
6-Tidak liar matanya
Perhatikan apakah matanya kerap meliar ke arah perempuan lain yang lalu-lalang ketika berbicara. Jika ya jawabnya, dia bukanlah calon yang sesuai buat kamu.
7-Terbatas pergaulan
Sebagai lelaki dia tahu dia tak mudah jadi fitnah orang, tapi dia tak amalkan cara hidup bebas.
8-Rakan pergaulannya.
Rakan2 pergaulannya adalah mereka yang sepertinya.
9-Bertanggungjawab
Rasa tanggungjawabnya dapat diukur kepada sejauh mana dia memperuntukkan dirinya utk parents dan ahli familynya. Jika parentsnya hidup melarat sedang dia hidup hebat, nyata dia tak bertanggungjawab
10-Tenang wajah
Apa yg tersimpan dalam sanubari kadang2 terpancar pd air muka. Wajahnya tenang, setenang sewaktu dia bercakap dan bertindak.
Berbahagialah kamu jika diintai calon yang demikian sifatnya..."
21 Pedoman Buat Wanita...
1. Terima Lelaki agar Dia Menerima Anda
Mungkin tiada perkataan yang lebih sesuai untuk menyatakan ini selain dari *Terimalah lelaki sebagai sediakala*. Terima dia sebagai lelaki. Yang penting untuk anda mengetahui ialah mengenai lelaki, bukan mengubah lelaki. Jika anda mahu mengubah personaliti lelaki yang menjadi kekasih anda atau suami anda, dia mungkin akan menjadi insan yang lain, yang mungkin tidak anda sukai, dan tidak menyukai anda.
2. Fahamilah Lelaki Agar Dia Memahami Anda
Cuba memahami perangai sedia ada pada seorang lelaki dan menyesuaikan perangai itu dengan diri anda, adalah lebih baik dari cuba mengubahnya dan beranggapan bahawa ianya tidak sesuai dengan anda. Asalkan perangai itu tidak bertentangan dengan kehendak agama dan kesopanan budaya. Dengan cara itu lelaki akan cuba memahami anda dan menyesuaikan dirinya dengan diri anda.
3. Berubah Untuk Menikmati Perubahan
Sekiranya anda mahu mengubah perangai lelaki, malah perangai sesiapa pun, anda tidak akan mampu berbuat demikian. Kerana insan itu sendirilah yang akan mengubah perangainya jika dia mahu. Anda cuma boleh memujuk dan mempengaruhinya agar berpihak kepada anda. Anda sendiri perlulah sanggup berubah kepada perangai yang lebih baik untuk membolehkan seseorang lelaki berubah memperbaiki dirinya.
4. Sanggup Memberi Untuk Menerima
Di atas segala-galanya, apa yang penting untuk anda lakukan ialah sanggup memberi lebih banyak dari yang anda sanggup terima dari seorang lelaki. Dengan itu, anda mungkin akan menerima lebih banyak dari yang sanggup anda beri.
5. Percaya Untuk Dipercayai
Sekiranya anda tidak mempercayai lelaki, janganlah anda harapkan lelaki itu percaya kepada anda. Hidup ini meminta pada yang ada, merajuk pada yang sayang. Untuk membuat orang lain percaya kepada anda bukanlah perkara mudah, bagi menyebabkan orang lain tidak percaya pada anda bukanlah payah.
Apabila dia sudah tidak percayakan anda, amat sukar pula untuk dia mengubah pendiriannya.
6. Menangkan Lelaki Untuk Menang
Mengenal lelaki bukanlah untuk mengalahkan lelaki., kerana dalam kehidupan suami isteri, sepatutnya sama-sama menang dalam semua aspek kehidupan. Dalam satu perkahwinan ada dua kuasa, pertama kuasa suami, kedua kuasa isteri. Kuasa suami adalah memulakan dan meyuarakan. Kuasa isteri adalah sama ada bersetuju atau tidak. Sekiranya kedua-duanya menyalahgunakan kuasa, maka rumahtangga akan menjadi porak-peranda. dari itu rujuklah kepada agama untuk menghalusi apakah yang boleh dilakukan dan apakah yang dilarang.
7. Sifat Negatif Membuahkan Kesan Negatif
Ramai wanita yang mencabar dan celupar terhadap suaminya. Ramai juga yang bersifat pendesak, terlalu banyak meminta, merendah-rendahkan suaminya, membandingkan suaminya dengan lelaki lain, dan memaki hamun suaminya. Sekiranya anda bersifat sedemikian, walaubagaimana kenalpun anda kepada suami anda, anda bukanlah seorang wanita yang bijak. Andalah yang mungkin menjadi sebab mengapa suami anda merasa tertekan, tidak selesa, banyak berdiam diri, selalu masam muka dan sebagainya lagi yang tidak menyenangkan diri anda. Andalah yang patut berubah.
8. Bertanggungjawab Akan Menikmati Kesan Tanggungjawab
Sebenarnya tanggungjawab wanita terhadap suaminya tidak akan berubah walaupun dunia ini menjadi semakin maju. Begitulah juga tanggungjawab suami kepada isterinya. Selagi anda menjalankan tanggungjawab anda dengan sempurna sebagaimana yang digariskan olah agama, anda tidak perlu risau apa pun. Allah akan menempatkan anda dipihak yang benar, dan anda tidak akan rugi apa-apa.
9. Kritikan Akan Membuahkan Kritikan
Kritikan merbahaya kerana ia menjadikan lelaki itu defensif dan sedaya upaya ingin mempertahankan dirinya. Ia bahaya kerana melukakan nilai diri lelaki., menjejaskan rasa kepentingan dirinya, dan menyebabkan dia rasa kecewa kepada anda dan mungkin akan mengkritik anda pula.
10. Beri Lelaki Apa Yang Dia Mahu
Dia akan melakukan apa sahaja untuk anda dan memberi apa yang anda mahu. Ada dua perkara besar yang dimahukan oelh manusia iaitu (1) Kehendak Seks dan (2) Kehendak untuk menjadi penting. Setiap orang dewasa mahukan kesihatan, makan, tidur, wang, kepuasan seks, anak-anak yang terjaga, rasa dipentingkan dan hidup yang bahagia dunia akhirat. Berilah lelaki apa yang dia mahu dan apa yang boleh anda berikan.
11. Tunjukkan Minat Tulen Terhadap Lelaki
Dia akan menunjukkan minat terhadap anda. Dengar apa yang ingin dikatakannya, walaupun ianya tentang dirinya sendiri atau mengenai kerjanya, ataupun kesukaannya. Lebih berminat anda padanya, maka lebih berminatlah dia kepada anda.
12. Senyuman Itu Tanda Kasih Yang Tidak Perlu Dibayar
Anda tidak perlu membayar apa-apa utnuk senyum pada lelaki yang anda kasihi.
Dia akan senyum kembali pada anda. Betapa nikmatnya senyuman yang dilemparkan kepada anda itu, begitu jugalah nikmat yang dirasanya apabila anda senyum padanya. Senyuman menyebabkan lelaki suka pada anda.
13. Panggilah Lelaki Dengan Panggilan Manja
Sebagaimana anda mahukan lelaki memanggil anda dengan nama yang baik dan nada yang lembut, begitulah pula lelaki. Dia mahukan anda memanggilnya dengan lembut, merdu dan manja, sesuai dengan sifat anda sebagai wanita.
14. Hormati Dia Sebagai Lelaki
Dia akan menghormati anda sebagai wanita. Jika anda berusaha untuk memahami sikapnya dan bertolak-ansur dengannya, dia juga akan melakukan perkara yang sama terhadap anda. Wanita patut menghormati lelaki yang menjadi suaminya, dan memberi penghormatan tidak akan merendahkan kehormatan diri sendiri, malah menjadikan diri lebih terhormat.
15. Dengarlah Dengan Baik
Antara masalah besar dalam rumahtangga ialah apabila masing-masing suami isteri tidak mahu berbincang secara terbuka. Dengarlah dengan baik apa yang diperkatakan oleh lelaki, nescaya dia akan mendengar pula apa yang ingin anda katakan.
16. Bercakaplah Tentang Apa Yang Disukai Lelaki
Lelaki tidak suka mendengar celoteh wanita, mengenai hal-hal remeh-temeh yang biasanya diceritakan oleh wanita kepada wanita. Lebih baik bercakap perkara yang menjadi kesukaannya dan berkaitan dengan minat anda untuk membantu kerjayanya atau membantu mempertingkatkan ekonomi rumahtangga.
17. Katakanlah Bahawa Dia Penting Dalam Hidup Anda
Dia akan menganggap anda penting dalam hidupnya. Antara kesilapan wanita ialah suka merendah-rendahkan suaminya, atau menganggap bahawa sekiranya perceraian berlaku, ramai lelaki yang lebih baik seikapnya dan sifatnya yang sanggup menjadi suami. Mungkin begitu jugalah suami anda berfikir mengenai anda.
18. Jangan Katakan Penyesalan Mengahwininya
Apabila anda menyatakan penyesalan mengahwini suami, suami anda akan menyesal mengahwini anda, walaupun dia tidak menyatakannya. Menyatakan penyesalan berkahwin menunjukkan pendeknya akal anda dan lemahnya anda dalam menghadapi dugaan hidup. Sepatutnya anda berusaha untuk merasa gembira mengahwini suami anda.
19. Elakkan Pergaduhan
Ada wanita yang menunggu-nunggu saat suaminya menegurnya atau menasihatkannya, kerana dia sudah sedia dengan peluru-peluru tohmah dan kejian serta airmatanya. Untuk mengelakkan kejadian yang tidak diingini berkaitan rumahtangga, elakkan pergaduhan, dan janganlah anda pula yang memulakannya.
20. Jangan Menyalahkan, Minta Maaf Bila Bersalah
Sekiranya anda sukar meminta maaf atas kesalahan anda, dan sebaliknya amat suka mencari kesalahan lelaki, dia akan menganggap bahawa anda adalah seorang yang keras kepala dan keras hati, sukar dibentuk. Lebih buruk lagi dia mungkin merasa bahawa dia telah gagal membentuk diri anda sebagai isterinya, dan mungkin bersebab dari itu, dia cuba mencari jalan keluar.
21. Hidup Bukan Hanya Di Dunia
Banyak masalah timbul kerana manusia biasanya bertindak dengan akal yang sempit dan tindakannya berbentuk keduniaan. Kejayaan anda di akhirat adalah bergantung kepada betapa baiknya anda kepada suami anda dan betapa bereskah tanggungjawab anda terhadapnya
Mungkin tiada perkataan yang lebih sesuai untuk menyatakan ini selain dari *Terimalah lelaki sebagai sediakala*. Terima dia sebagai lelaki. Yang penting untuk anda mengetahui ialah mengenai lelaki, bukan mengubah lelaki. Jika anda mahu mengubah personaliti lelaki yang menjadi kekasih anda atau suami anda, dia mungkin akan menjadi insan yang lain, yang mungkin tidak anda sukai, dan tidak menyukai anda.
2. Fahamilah Lelaki Agar Dia Memahami Anda
Cuba memahami perangai sedia ada pada seorang lelaki dan menyesuaikan perangai itu dengan diri anda, adalah lebih baik dari cuba mengubahnya dan beranggapan bahawa ianya tidak sesuai dengan anda. Asalkan perangai itu tidak bertentangan dengan kehendak agama dan kesopanan budaya. Dengan cara itu lelaki akan cuba memahami anda dan menyesuaikan dirinya dengan diri anda.
3. Berubah Untuk Menikmati Perubahan
Sekiranya anda mahu mengubah perangai lelaki, malah perangai sesiapa pun, anda tidak akan mampu berbuat demikian. Kerana insan itu sendirilah yang akan mengubah perangainya jika dia mahu. Anda cuma boleh memujuk dan mempengaruhinya agar berpihak kepada anda. Anda sendiri perlulah sanggup berubah kepada perangai yang lebih baik untuk membolehkan seseorang lelaki berubah memperbaiki dirinya.
4. Sanggup Memberi Untuk Menerima
Di atas segala-galanya, apa yang penting untuk anda lakukan ialah sanggup memberi lebih banyak dari yang anda sanggup terima dari seorang lelaki. Dengan itu, anda mungkin akan menerima lebih banyak dari yang sanggup anda beri.
5. Percaya Untuk Dipercayai
Sekiranya anda tidak mempercayai lelaki, janganlah anda harapkan lelaki itu percaya kepada anda. Hidup ini meminta pada yang ada, merajuk pada yang sayang. Untuk membuat orang lain percaya kepada anda bukanlah perkara mudah, bagi menyebabkan orang lain tidak percaya pada anda bukanlah payah.
Apabila dia sudah tidak percayakan anda, amat sukar pula untuk dia mengubah pendiriannya.
6. Menangkan Lelaki Untuk Menang
Mengenal lelaki bukanlah untuk mengalahkan lelaki., kerana dalam kehidupan suami isteri, sepatutnya sama-sama menang dalam semua aspek kehidupan. Dalam satu perkahwinan ada dua kuasa, pertama kuasa suami, kedua kuasa isteri. Kuasa suami adalah memulakan dan meyuarakan. Kuasa isteri adalah sama ada bersetuju atau tidak. Sekiranya kedua-duanya menyalahgunakan kuasa, maka rumahtangga akan menjadi porak-peranda. dari itu rujuklah kepada agama untuk menghalusi apakah yang boleh dilakukan dan apakah yang dilarang.
7. Sifat Negatif Membuahkan Kesan Negatif
Ramai wanita yang mencabar dan celupar terhadap suaminya. Ramai juga yang bersifat pendesak, terlalu banyak meminta, merendah-rendahkan suaminya, membandingkan suaminya dengan lelaki lain, dan memaki hamun suaminya. Sekiranya anda bersifat sedemikian, walaubagaimana kenalpun anda kepada suami anda, anda bukanlah seorang wanita yang bijak. Andalah yang mungkin menjadi sebab mengapa suami anda merasa tertekan, tidak selesa, banyak berdiam diri, selalu masam muka dan sebagainya lagi yang tidak menyenangkan diri anda. Andalah yang patut berubah.
8. Bertanggungjawab Akan Menikmati Kesan Tanggungjawab
Sebenarnya tanggungjawab wanita terhadap suaminya tidak akan berubah walaupun dunia ini menjadi semakin maju. Begitulah juga tanggungjawab suami kepada isterinya. Selagi anda menjalankan tanggungjawab anda dengan sempurna sebagaimana yang digariskan olah agama, anda tidak perlu risau apa pun. Allah akan menempatkan anda dipihak yang benar, dan anda tidak akan rugi apa-apa.
9. Kritikan Akan Membuahkan Kritikan
Kritikan merbahaya kerana ia menjadikan lelaki itu defensif dan sedaya upaya ingin mempertahankan dirinya. Ia bahaya kerana melukakan nilai diri lelaki., menjejaskan rasa kepentingan dirinya, dan menyebabkan dia rasa kecewa kepada anda dan mungkin akan mengkritik anda pula.
10. Beri Lelaki Apa Yang Dia Mahu
Dia akan melakukan apa sahaja untuk anda dan memberi apa yang anda mahu. Ada dua perkara besar yang dimahukan oelh manusia iaitu (1) Kehendak Seks dan (2) Kehendak untuk menjadi penting. Setiap orang dewasa mahukan kesihatan, makan, tidur, wang, kepuasan seks, anak-anak yang terjaga, rasa dipentingkan dan hidup yang bahagia dunia akhirat. Berilah lelaki apa yang dia mahu dan apa yang boleh anda berikan.
11. Tunjukkan Minat Tulen Terhadap Lelaki
Dia akan menunjukkan minat terhadap anda. Dengar apa yang ingin dikatakannya, walaupun ianya tentang dirinya sendiri atau mengenai kerjanya, ataupun kesukaannya. Lebih berminat anda padanya, maka lebih berminatlah dia kepada anda.
12. Senyuman Itu Tanda Kasih Yang Tidak Perlu Dibayar
Anda tidak perlu membayar apa-apa utnuk senyum pada lelaki yang anda kasihi.
Dia akan senyum kembali pada anda. Betapa nikmatnya senyuman yang dilemparkan kepada anda itu, begitu jugalah nikmat yang dirasanya apabila anda senyum padanya. Senyuman menyebabkan lelaki suka pada anda.
13. Panggilah Lelaki Dengan Panggilan Manja
Sebagaimana anda mahukan lelaki memanggil anda dengan nama yang baik dan nada yang lembut, begitulah pula lelaki. Dia mahukan anda memanggilnya dengan lembut, merdu dan manja, sesuai dengan sifat anda sebagai wanita.
14. Hormati Dia Sebagai Lelaki
Dia akan menghormati anda sebagai wanita. Jika anda berusaha untuk memahami sikapnya dan bertolak-ansur dengannya, dia juga akan melakukan perkara yang sama terhadap anda. Wanita patut menghormati lelaki yang menjadi suaminya, dan memberi penghormatan tidak akan merendahkan kehormatan diri sendiri, malah menjadikan diri lebih terhormat.
15. Dengarlah Dengan Baik
Antara masalah besar dalam rumahtangga ialah apabila masing-masing suami isteri tidak mahu berbincang secara terbuka. Dengarlah dengan baik apa yang diperkatakan oleh lelaki, nescaya dia akan mendengar pula apa yang ingin anda katakan.
16. Bercakaplah Tentang Apa Yang Disukai Lelaki
Lelaki tidak suka mendengar celoteh wanita, mengenai hal-hal remeh-temeh yang biasanya diceritakan oleh wanita kepada wanita. Lebih baik bercakap perkara yang menjadi kesukaannya dan berkaitan dengan minat anda untuk membantu kerjayanya atau membantu mempertingkatkan ekonomi rumahtangga.
17. Katakanlah Bahawa Dia Penting Dalam Hidup Anda
Dia akan menganggap anda penting dalam hidupnya. Antara kesilapan wanita ialah suka merendah-rendahkan suaminya, atau menganggap bahawa sekiranya perceraian berlaku, ramai lelaki yang lebih baik seikapnya dan sifatnya yang sanggup menjadi suami. Mungkin begitu jugalah suami anda berfikir mengenai anda.
18. Jangan Katakan Penyesalan Mengahwininya
Apabila anda menyatakan penyesalan mengahwini suami, suami anda akan menyesal mengahwini anda, walaupun dia tidak menyatakannya. Menyatakan penyesalan berkahwin menunjukkan pendeknya akal anda dan lemahnya anda dalam menghadapi dugaan hidup. Sepatutnya anda berusaha untuk merasa gembira mengahwini suami anda.
19. Elakkan Pergaduhan
Ada wanita yang menunggu-nunggu saat suaminya menegurnya atau menasihatkannya, kerana dia sudah sedia dengan peluru-peluru tohmah dan kejian serta airmatanya. Untuk mengelakkan kejadian yang tidak diingini berkaitan rumahtangga, elakkan pergaduhan, dan janganlah anda pula yang memulakannya.
20. Jangan Menyalahkan, Minta Maaf Bila Bersalah
Sekiranya anda sukar meminta maaf atas kesalahan anda, dan sebaliknya amat suka mencari kesalahan lelaki, dia akan menganggap bahawa anda adalah seorang yang keras kepala dan keras hati, sukar dibentuk. Lebih buruk lagi dia mungkin merasa bahawa dia telah gagal membentuk diri anda sebagai isterinya, dan mungkin bersebab dari itu, dia cuba mencari jalan keluar.
21. Hidup Bukan Hanya Di Dunia
Banyak masalah timbul kerana manusia biasanya bertindak dengan akal yang sempit dan tindakannya berbentuk keduniaan. Kejayaan anda di akhirat adalah bergantung kepada betapa baiknya anda kepada suami anda dan betapa bereskah tanggungjawab anda terhadapnya
RENUNGAN 90% vs 10%
Dear all friends,
Baca yang khidmat dan resapi renungan ini. Rahasia 90/10 memang luar biasa!
Apa Rahasia 90/10?
10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita.
90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi/memberi respon.
Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol
atas hal yang 10% ini.
Yang 90% lagi berbeda. Kita menentukan yang 90%!Bagaimana? Dengan reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita dapat mengendalikan reaksi kita!
Mari lihat sebuah contoh
Kamu sedang sarapan bersama keluarga. Adik perempuanmu menumpahkan secangkir kopi ke kemeja kerja mu. Kamu tidak dapat mengendalikan apa yang telah terjadi itu.
Apa yang terjadi kemudian akan ditentukan oleh bagaimana kamu bereaksi.
Kamu mengumpat, lalu dengan kasar memarahi adik mu yang menumpahkan kopi. Dia menangis. Setelah itu, kamu melihat ke istrimu, dan Mengkritiknya karena telah menaruh cangkir kopi terlalu dekat dengan tepi meja. Pertempuran kata-kata singkat menyusul. Kamu naik pitam dan kemudian pergi mengganti kemeja. Setelah itu kamu kembali dan melihat adik perempuan mu sedang Menghabiskan sarapan sambil menangis dan siap berangkat ke sekolah. Dia ketinggalan bis sekolah. Istrimu harus segera berangkat kerja. Kamu segera menuju mobil Dan mengantar adik mu ke sekolah.Karena kamu terlambat, kamu mengendarai mobil melewati batas Kecepatan maksimum.
Setelah tertun da 15 menit karena harus membayar tilang, kamu tiba di sekolah. Adikmu berlari masuk. Kamu melanjutkan perjalanan, dan tiba di kantor terlambat 20 menit, dan kamu baru sadar, bahwa tas kerjamu tertinggal. Hari-mu begitu buruk.Kamu ingin segera pulang. Ketika kamu pulang, kamu menemukan ada hambatan dalam hubungan dengan istri dan adikmu.
Kenapa?
Karena reaksimu pagi tadi.
Kenapa hari mu buruk?
a) Karena secangkir kopi yang tumpah?
b) Kecerobohan adikmu?
c) Polisi yang menilang?
d) Karena dirimu sendiri?
Jawaban-nya adalah D.
Kamu tidak dapat mengendalikan tumpahnya kopi itu. Bagaimana reaksi-mu 5 detik kemudian itu, yang menyebabkan hari mu menjadi buruk.
Ini yang mungkin terjadi jika kamu bereaksi dengan cara yang berbeda.
Kopi tumpah di kemejamu. Adikmu sudah siap menangis. Kamu dengan Lembut berkata : "Tidak apa-apa sayang, lain kali kamu lebih hati-hati ya". Kamu pergi mengganti kemejamu dan dan tidak lupa mengambil tas kerjamu. Kamu kembali dan melihat adikmu sedang naik ke dalam bus sekolah. Istrimu menciummu sebelum kamu berangkat kerja. Kamu tiba di kantor 5 menit lebih awal, dan dengan riang Menyalami para karyawan. Atasanmu berkomentar tentang bagimana baiknya hari ini buat mu.
Lihat perbedaannya. Dua skenario yang berbeda. Keduanya dimulai dari hal yang sama, tapi berakhir dengan berbeda.
Kenapa?
Karena REAKSI kita. Sungguh kita tidak dapat mengontrol 10% hal-hal yang terjadi.Tapi yang 90% lagi ditentukan oleh reaksi kita.
Have a Nice DAY !!!
Baca yang khidmat dan resapi renungan ini. Rahasia 90/10 memang luar biasa!
Apa Rahasia 90/10?
10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita.
90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi/memberi respon.
Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol
atas hal yang 10% ini.
Yang 90% lagi berbeda. Kita menentukan yang 90%!Bagaimana? Dengan reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita dapat mengendalikan reaksi kita!
Mari lihat sebuah contoh
Kamu sedang sarapan bersama keluarga. Adik perempuanmu menumpahkan secangkir kopi ke kemeja kerja mu. Kamu tidak dapat mengendalikan apa yang telah terjadi itu.
Apa yang terjadi kemudian akan ditentukan oleh bagaimana kamu bereaksi.
Kamu mengumpat, lalu dengan kasar memarahi adik mu yang menumpahkan kopi. Dia menangis. Setelah itu, kamu melihat ke istrimu, dan Mengkritiknya karena telah menaruh cangkir kopi terlalu dekat dengan tepi meja. Pertempuran kata-kata singkat menyusul. Kamu naik pitam dan kemudian pergi mengganti kemeja. Setelah itu kamu kembali dan melihat adik perempuan mu sedang Menghabiskan sarapan sambil menangis dan siap berangkat ke sekolah. Dia ketinggalan bis sekolah. Istrimu harus segera berangkat kerja. Kamu segera menuju mobil Dan mengantar adik mu ke sekolah.Karena kamu terlambat, kamu mengendarai mobil melewati batas Kecepatan maksimum.
Setelah tertun da 15 menit karena harus membayar tilang, kamu tiba di sekolah. Adikmu berlari masuk. Kamu melanjutkan perjalanan, dan tiba di kantor terlambat 20 menit, dan kamu baru sadar, bahwa tas kerjamu tertinggal. Hari-mu begitu buruk.Kamu ingin segera pulang. Ketika kamu pulang, kamu menemukan ada hambatan dalam hubungan dengan istri dan adikmu.
Kenapa?
Karena reaksimu pagi tadi.
Kenapa hari mu buruk?
a) Karena secangkir kopi yang tumpah?
b) Kecerobohan adikmu?
c) Polisi yang menilang?
d) Karena dirimu sendiri?
Jawaban-nya adalah D.
Kamu tidak dapat mengendalikan tumpahnya kopi itu. Bagaimana reaksi-mu 5 detik kemudian itu, yang menyebabkan hari mu menjadi buruk.
Ini yang mungkin terjadi jika kamu bereaksi dengan cara yang berbeda.
Kopi tumpah di kemejamu. Adikmu sudah siap menangis. Kamu dengan Lembut berkata : "Tidak apa-apa sayang, lain kali kamu lebih hati-hati ya". Kamu pergi mengganti kemejamu dan dan tidak lupa mengambil tas kerjamu. Kamu kembali dan melihat adikmu sedang naik ke dalam bus sekolah. Istrimu menciummu sebelum kamu berangkat kerja. Kamu tiba di kantor 5 menit lebih awal, dan dengan riang Menyalami para karyawan. Atasanmu berkomentar tentang bagimana baiknya hari ini buat mu.
Lihat perbedaannya. Dua skenario yang berbeda. Keduanya dimulai dari hal yang sama, tapi berakhir dengan berbeda.
Kenapa?
Karena REAKSI kita. Sungguh kita tidak dapat mengontrol 10% hal-hal yang terjadi.Tapi yang 90% lagi ditentukan oleh reaksi kita.
Have a Nice DAY !!!
Arti Cinta
Want to know what love is? here you are...
Inilah makna cinta yg sesungguhnya, selama ini sudah tepatkah anda mengdeskripsikan perasaan cinta anda?
"When two people love each other, nothing is more imperative and delightful than giving." -- Guy de Maupassant
Suatu ketika dalam hidup, kita terdorong mencari tahu definisi dan makna cinta. Henry A. Bowman dalam buku Marriage for Moderns (1960) memberi penerangan komprehensif atas pertanyaan itu.
Menurut Bowman, cinta berarti satu hal bagi seseorang, dan hal lain bagi orang berbeda Pemaknaan cinta ditentukan latar belakang dan pengalaman masing-masing si pemberi makna. Bahkan seseorang bisa memberi makna berbeda pada periode hidup berlainan. Keragaman pemaknaan itu disebabkan tidak adanya formula sederhana untuk menentukan apa yang termasuk dan tidak termasuk cinta. Dari sekian banyak makna cinta yang telah diketahui luas, beberapa dinyatakan tidak tepat oleh Bowman. "Ada sejumlah konsep cinta yang menyesatkan, namun telanjur dipercaya sebagai kebenaran," ungkap Bowman. Akibatnya, individu yang coba menentukan apakah perasaan di hatinya
benar-benar cinta atau hal lain, makin bingung.
Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat
=================================================
Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan ideal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan.
Cinta membutuhkan proses
========================
Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya. Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat -- bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar- benar mencinta. Mereka mencintai pasangan sebagai persolinatas yang utuh.
Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi.
================================================
Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita
berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan
dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.
Cinta itu konstruktif
=====================
Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi.
Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.
Cinta tidak melenyapkan semua masalah.
======================================
Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit ( panacea ). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa
dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang -- berarti tidak benar-benar mencinta -- cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.
Cinta cenderung konstan
========================
Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita
mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.
Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik
==========================================
Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Ketahuilah kontak fisik, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.
Cinta tidak buta, tapi menerima.
=================================
Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik.
Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin diperbaiki.
Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan
=======================================
Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar
kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.
Cinta berani melakukan hal menyakitkan
======================================
Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh- sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu.
Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada pasangan.
Inilah makna cinta yg sesungguhnya, selama ini sudah tepatkah anda mengdeskripsikan perasaan cinta anda?
"When two people love each other, nothing is more imperative and delightful than giving." -- Guy de Maupassant
Suatu ketika dalam hidup, kita terdorong mencari tahu definisi dan makna cinta. Henry A. Bowman dalam buku Marriage for Moderns (1960) memberi penerangan komprehensif atas pertanyaan itu.
Menurut Bowman, cinta berarti satu hal bagi seseorang, dan hal lain bagi orang berbeda Pemaknaan cinta ditentukan latar belakang dan pengalaman masing-masing si pemberi makna. Bahkan seseorang bisa memberi makna berbeda pada periode hidup berlainan. Keragaman pemaknaan itu disebabkan tidak adanya formula sederhana untuk menentukan apa yang termasuk dan tidak termasuk cinta. Dari sekian banyak makna cinta yang telah diketahui luas, beberapa dinyatakan tidak tepat oleh Bowman. "Ada sejumlah konsep cinta yang menyesatkan, namun telanjur dipercaya sebagai kebenaran," ungkap Bowman. Akibatnya, individu yang coba menentukan apakah perasaan di hatinya
benar-benar cinta atau hal lain, makin bingung.
Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat
=================================================
Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan ideal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan.
Cinta membutuhkan proses
========================
Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya. Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat -- bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar- benar mencinta. Mereka mencintai pasangan sebagai persolinatas yang utuh.
Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi.
================================================
Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita
berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan
dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.
Cinta itu konstruktif
=====================
Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi.
Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.
Cinta tidak melenyapkan semua masalah.
======================================
Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit ( panacea ). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa
dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang -- berarti tidak benar-benar mencinta -- cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.
Cinta cenderung konstan
========================
Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita
mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.
Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik
==========================================
Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Ketahuilah kontak fisik, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.
Cinta tidak buta, tapi menerima.
=================================
Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik.
Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin diperbaiki.
Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan
=======================================
Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar
kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.
Cinta berani melakukan hal menyakitkan
======================================
Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh- sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu.
Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada pasangan.
CINTA LELAKI
Cinta lelaki memang pelik dan aneh, tetapi juga unik. Ia pelik kerana hadir di jiwa seorang lelaki, yang sebelumnya keras, kasar dan kurang romantis; aneh apabila dia sudah lembut dan romantis mudah pula dia berasa sayu pilu dan sensitif hanya dengan kata-kata orang yang dicintainya. Semuanya ini melambangkan keunikan hati lelaki yang sukar difahami adakalanya lunak tetapi selalunya keras dan kurang simpati. Lelaki tidak berupaya hidup tanpa wanita di sisinya tetapi tatkala sudah memperolehinya, jarang pula hendak menghargainya sepanjang usia. Lelaki yang benar-benar lelaki, adalah yang disenangi pasangannya, seorang wanita bernama kekasih mahupun sudah bergelar isteri.
Kesungguhan cinta lelaki terpancar melalui :
* Kesungguhan dalam melakukan sesuatu buat kekasih/isteri - tanpa sedikit keterpaksaan. Semuanya dilakukan dengan rela, ceria dan penuh bahagia.
* Dia berasa puas apabila dapat menghiburkan pasangannya.
* Dia lebih banyak menasihati kerana dia amat menyayangi kekasih/isterinya.
* Dia mencemburi kekasih/isteri - lantaran itu dia akan mengongkong kebebasan mereka. Konkongan semata-mata oleh perasaan sayang dan cemburu yg meluap-luap.
* Dia akan kerap menyatakan ketakutan jika kehilangan kekasih/isteri.
* Dia akan mudah merajuk dan sensitf apabila anda tidak menumpukan perhatian penuh terhadapnya. Kadang-kadang dia seperti anak kecil utk mendapatkan layanan yang terbaik dari pasangan.
* Kerajinannya ketara, tergambar melalui kesungguhan melakukan apa saja asalkan dapat membahagiakan kekasih/isteri.
* Mudah merajuk kerana mahukan kata-kata lembut daripada kekasih/isteri. Merasa lega bila pasangan memujuknya.
* Dia akan gelisah apabila berjauhan dengan kekasih/isteri. Dia akan kerap menelefon dan menghantar SMS.
* Dia akan kerap bertanya apakah kekasih/isterinya mencintainya.
* Lelaki yang jujur dan cukup 'mabuk' dalam percintaanya pasti tidak akan melayan perempuan lain sewenang-wenangnya. Dia akan berasa berdosa berbuat begitu tanpa pengetahuan kekasih atau isterinya.
Kesungguhan cinta lelaki terpancar melalui :
* Kesungguhan dalam melakukan sesuatu buat kekasih/isteri - tanpa sedikit keterpaksaan. Semuanya dilakukan dengan rela, ceria dan penuh bahagia.
* Dia berasa puas apabila dapat menghiburkan pasangannya.
* Dia lebih banyak menasihati kerana dia amat menyayangi kekasih/isterinya.
* Dia mencemburi kekasih/isteri - lantaran itu dia akan mengongkong kebebasan mereka. Konkongan semata-mata oleh perasaan sayang dan cemburu yg meluap-luap.
* Dia akan kerap menyatakan ketakutan jika kehilangan kekasih/isteri.
* Dia akan mudah merajuk dan sensitf apabila anda tidak menumpukan perhatian penuh terhadapnya. Kadang-kadang dia seperti anak kecil utk mendapatkan layanan yang terbaik dari pasangan.
* Kerajinannya ketara, tergambar melalui kesungguhan melakukan apa saja asalkan dapat membahagiakan kekasih/isteri.
* Mudah merajuk kerana mahukan kata-kata lembut daripada kekasih/isteri. Merasa lega bila pasangan memujuknya.
* Dia akan gelisah apabila berjauhan dengan kekasih/isteri. Dia akan kerap menelefon dan menghantar SMS.
* Dia akan kerap bertanya apakah kekasih/isterinya mencintainya.
* Lelaki yang jujur dan cukup 'mabuk' dalam percintaanya pasti tidak akan melayan perempuan lain sewenang-wenangnya. Dia akan berasa berdosa berbuat begitu tanpa pengetahuan kekasih atau isterinya.
Langganan:
Postingan (Atom)
