Rabu, 04 November 2009

Mencintaimu adalah luka bagiku...

Seperti senja yang tergantikan pekat malam,,
Mencintaimu hingga kini adalah berjalan di atas luka,
mencari – cari sekedar obat pengalis hati,
mencintaimu hingga kini adalah mengikat diri,
dingin tak terperi menahan raga ku tak bisa berlari...

Entah indah, entah salah,
karna mencintaimu adalah ego ku yang menyembah kaki amarahmu,
karna mencintaimu adalah menghalalkan segala jenis dusta-dusta dari mulutmu,

Padahal mencintai ku mungkin tak pernah kau lakukan,
meski salah, dusta kadang tampak indah,
kau rajutkan pelangi semu di hari berwarna abu-abu,
kau gantungkan asa,
hingga aku nyaris mati disana…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar