Seorang Mama nampak bergegas memasuki kantor PLN Timika, tergopo-gopo ia segera menghampiri loket pembayaran.
Maklum tanggal tersebut adalah tanggal 20 yang jadi tanggal �keramat� bagi konsumen listrik, karena merupakan batas akhir pembayaran, sehingga sejak pagi banyak masyarakat yang telah antre.
Ketika tiba giliran si Mama, dari dalam loket keluar suara merdu menyapa :
�Mama, mo bayar listrik kah ?�
�Iyo...anak, Mama mo bayar listrik sebab su tanggal 20. Kalo tara bayar, nanti PLN dong kase putus Mama pu listrik dirumah. Anak, mama bayar berapakah ?�
Setelah memeriksa rekening pembayaran sebentar, dengan gesit si kasir kemudian menyodorkan sehelai kwitansi : �Bulan ini Mama bayar 100.000 Rupiah..�
Si Mama menerima kwitansi tersebut, kemudian mengembalikannya lagi ke kasir dengan membungkus beberapa lembar uang pembayaran listrik didalamnya, tapi si kasir sangat terkejut.
�Mama...uang yang mama bayar ini Cuma 70.000 rupiah saja, masih kurang 30.000 rupiah lagi�
�Ah itu su pas Nona, sebab yang 30.000 rupiah itu Mama pake untuk BELI LILIN kalo Listrik mati�

Tidak ada komentar:
Posting Komentar