Rabu, 04 November 2009

Cintaku Tertinggal di Yogya



Bingung mau Pkl Dimana,bosan juga kalo di Malang pikirku, ah, sekali-sekali ke Yogya aja. Akhirnya janjian dengan temen2ku untk PKL di Yogya. Cuma pake tes, duh apa bisa yach…? Pikirku, ketidak Pedeanku muncul. Dari dulu yang namanya tidak Percaya diri memang sudah mendarah daging denganku.

Akhirnya aku dan 2 orang temenku Berangkat ke Yogya dan mencoba untuk PKL disalah satu hotel berbintang di Yogyakarta, sekalian biar tahu kota yogya ^^.

Sampai di yogya, berangkat jam 9 malam dan sampai sekitar jam 3 pagi, aku dijemput temenku yang kebetulan sudah lebih dulu PKL nya di yogya, jadi otomatis dia tahu seluk beluk kota Yogya. Setelah melalui tes alhamdulillah aku dan temenku bisa untuk PKL di Hotel berbintang itu ^^. Ternyata aku bisa yach…dengan saingan yang kemarin lumayan banyak…padahal masih PKL tuh..belum mencari pekerjaan :D

Setelah positif untuk PKL di yogya aku dan temenku segera mencari kost-kost an untuk 3 bulan lamanya. Dan alhamdulillah dapat juga di sebelah kost-nya temenku Dewi yang lebih dulu PKL di Yogya. Aku bersama temenku Ephi, akhirnya tinggal disatu kost-kost an dan satu kamar.

Aku memilih untuk PKL di bagian masak memasak atau kitchen kerennya, sedangkan Ephi di bagian Service/Pelayan menjadi seorang Waitress. Masih awal di hotel, amsih terasa asing dan belum tau harus bagaimana, ditambah lagi semua masing2 sibuk dengan pekerjaannya, Uh..rasanya stress banget :D. Ditambah aku yang sebelumnya tidak tau memasak ^^ lengkap sudah penderitaanku.

Seminggu sudah aku sudah mulai terbiasa dan mulai melakukan aktifitas seperti yang lainnya. Mulai deh kenal dengan staff dan karyawan juga sesama PKL, yang asalnya jauh-jauh juga, ada yang dari jakarta, sulawesi bandung dan solo

Mulai melirik-lirik gitu deh, tapi sekedar lirik2 doank:D, lagian aku bukan cewek agresif, yang bisa cepat bergaul dengan mudahnya, apalagi menyapa duluan. Ada seorang cowok yang aku liat lumayan ganteng, dia juga sering mengodaku, anak PKL dari Solo. Sebenarnya juga suka sih, Cuma paling dia sekedar menggoda aku aja, pikirku. Hampir setiap harinya seperti itu, aku sering di goda sama sebut saja Edi namanya. Sampai-sampai hampir seluruh teman-teman PKL menyangka aku pacaran dengan Edi. Duh…padahal ndak tuh, dia Cuma sekedar ganggu doank. Sering sekali eddy dan 4 orang temannya menggoda aku, rasanya malu banget tapi mau gimana lagi….

Hampir sebulan sudah PKL ku, tidak terasa sudah sebulan aku di yogya, hari minggu pagi kebetulan Ephi masuk shift siang barengan dengan aku, tiba-tiba Edi dan 3 orang temannya datang. Mereka memang dekat dengan Ephi, karena sama-sama bagiannya, akupun ikut Cuma diem saja, karena memang tidak begitu dekat dengan mereka, lagian juga salah tingkah juga gara-gara sering di ganggui Edi. Ada seorang cowok namanya udin, dia Cuma memperhatikan aku, dia memang juga terbilang pendiam dibanding Edi yang menurutku sering obral godaan kepada cewek-cewek.

Sejak itu, Udin mulai berani menggodaku, walaupun ada Edi. Lama-lama simpatik juga dengan Udin. Tenyata menurutku orangnya lumayan manis juga hehehe…

Malam minggu udin main ke kostku, sendirian dia, dengan alasan mencari Ephi. Setelah berbincang-bincang dengan Ephi, Ephi pun memanggilku.Kami bertiga ngobrol, tapi aku lebih banyak diam, karena salting juga sih, diperhatikan terus sama Udin. Ephi pun pamit kebelakang sebentar. Dalam hati aku mengumpat, sialan si Ephi, udah tahu aku salting gini, malah ditinggal berdua lagi --“

Malam itu benar-benar mengagetkan aku. Udin menyatakan cinta padaku. Duh…bingung banget mau jawab apa, lagian juga ndak enak…selama ini aku sering diganggu sama Edi, temennya, tapi kenapa malah Udin yang menyatakan cintanya? Suka sih suka sama Udin, tapi gimana yach…heheheh…akhirnya akupun mengiyakan…dan dia jadi pacarku ^^. Begitu Udin pulang, aku di interogasi sama si Ephi, dia sepertinya ikutan senang juga.

Besoknya waktu mau dihotel, waktu mau kekantin, sambil menunggu ephi, tiba-tiba udin datang serta merta tanganku ditariknya dan diciumnya, Duh, kaget plus malu aku dibuatnya. Mana si ephi aku liat senyum-senyum menertawakan kejadian itu. Tapi senang juga rasanya hehehehe….lalu kami bertiga bersama-sama kekantin untuk makan. Hampir setiap harinya seperti itu, aku dan udin selalu mengatur shift masuk kami agar selalu sama biar bisa barengan. Aku tidak ingin melewatan semuanya selama disini….

Pernah suatu saat aku cemburu, tapi aku tidak pernah menampakkan kecemburuan itu, biasanya udin aku tanya sambil becanda, yach.tidak tahu lagi kalau dia ada yang lain… aku bukan tipe cewek yang langsung marah begitu curiga, jadi aku selidiki dulu. Terkadang dipikiranku, malas sudah memikirkan yang lain-lain, aku harus punya resiko, suatu saat kalo emang gak jodoh aku pasti pisah dengannya. Cuek saja akh…begitu pikirku. Mungkin karena sikap cuekku itu, udin lebih berhati-hati dalam menjaga perasaanku….

Selama itu hubungan kami pun baik-baik saja dan aku tahu dia semakin sayang padaku begitu juga aku. Tapi waktu tidak memungkinkan lagi. Waktu PKL kami sudah hampir selesai.Apakah aku masih bisa bertemu dengannya nanti sesudah PKL selesai?

Malam perpisahan pun tiba, tapi aku tidak ikut, karena diadakannya malam hari dan sampai jam 12 malam, aku tidak berani untuk keluar semalam itu…apalagi cewek, sehingga aku suruh udin saja yang pergi ke perpisahan itu.

Besoknya pagi-pagi sekali, udin datang ke kostku untuk pamitan, dia langsung pulagg duluan karena naik kereta api barengan dengan Edi dan teman-temannya yang dari solo. Aku lihat dia sepertinya berat banget.Akhirnya aku sendiri….setelah udin pulang, aku ke kamar dan menangis sedih, dan ephi lah yang menghiburku. Tidak berapa lama kemudian, ternyata udin balik lagi tapi kali ini bersama dengan teman-temannya. Mereka hendak pamitan dengan aku dan ephi juga. Ah cuek saja, dengan mata yang masih basah karena habis menangis, aku menemui mereka semuanya….Setelah pamitan merekau segera ke stasiun…

Seminggu tanpa udin, rasanya ada yang hilang…tapi yach mau gimana lagi, sedangkana ku harus tetap di yogya untuk mengurus administrasi dan lain-lain, karena daripada bolak balik malang – yogya. Udin datang ke kost ku…duh senangnya….tapi dia Cuma sehari di yogya, besoknya harus kembali ke solo. Tapi aku senang, walaupun Cuma sehari kami bisa saling melepaskan rasa kangen kami….

Sejak pertemuan terakhir itu, aku tidak pernah bertemu dengan udin lagi, sampai sekarang tahu kabarnya juga tidak…..Walaupun Cuma sebentar, tapi semuanya sangat berkesan bagiku…Dia salah satu orang yang aku cintai dan selama hubungan kami baik-baik saja….tapi karena jarak kami tidak mungkin bersama. Sekarang ini, aku yakin, dia pasti telah mempunyai sesorang yang mengisi hatinya….Akh…biarlah itu menjadi kenangan terindah buat aku sendiri…dan juga mungkin Udin….

For Udin: Kenangan itu begitu indah untuk dilupakan…U are keep in my heart, kapan bisa bertemu lagi...?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar