.jpg)
Pulang kerja,penat rasanya,Tapi ada satu semangat baru, chatting ^^. Kena Demam Chatting , rasanya kalau tidak chatting sehari, ada yang kurang. Selain asik ada teman untuk saling berbagi, walaupun tidak bisa melihat wajahnya, tapi kalau teman chatting yang kita ajak ngomong itu nyambung rasanya senang juga.
Sudah 2 tahun aku mengenal chatting, lumayan banyak kenalanku, dan ada beberapa yang kami lanjutkan melalui sms ataupun telpon. Hari ini aku janjian untuk bertemu dengan kenalan chattingku yang namanya Arie. Yang lain aku pending dulu hehehehe.....deg-deg an juga, gimana sih wajahnya....
Tadi arie menelpon, kalau jam 7 malam untuk memastikan kedatangan dia ke kost-ku. Semakin deg-deg an saja. Macam-macam yang muncul dipikiranku. Apa dia mau berteman dengan ku yach? Apa reaksi dia yach nanti ketemu aku? Ah...cuek saja pikirku, aku mulai menumbuhkan rasa percaya diriku dan rasa pedeku.
Jam 7 tepat,arie benar-benar suadh muncul di kostku. Kamipun berbincang di ruang tamu. Orangnya ternyata biasa saja, kulitnya hitam, tinggi besar tapi bersih. Itulah penilaianku terhadap pertemuan pertama kami. Ah, ternyata dia sama saja dengan aku, biasa-biasa saja ^^. Jam 9 waktu untuk bertamu di kost-an pun habis, dia ijin untuk pulang.
Malamnya sehabis pulang, Arie menelponku, katanya besok dia mau mengajak aku keluar. Tak Mengapa pikirku.
Besoknya Arie datang ke kost ku lagi dan menjemputku. Setelah capek Jalan-jalan, dia mengajak makan. Jam setengah 9 kami pun pulang ke kost-an dan berbincang sebentar. Sikap dia agak aneh menurutku. Gimana Gitu....dan ternyata...dia menyatakan cintanya.Bingung juga rasanya begitu cepat....tapi status aku juga masih jomblo, gak enak pikirku gak apa-apa deh, setidaknya dijalanin saja, walaupun masih belum ada rasa suka ataupun cinta terhadapnya, kucoba jalanin saja.
Tidak terasa sudah dua minggu aku jadian dengan Arie, dan semua perhatiannya kepadaku benar-benar membuat aku jatuh cinta padanya. Dan aku sudah merasa cocok dengannya....tapi hari ini sama sekali aku tidak ada kabarnya. Kemana dia?
Untuk menghilangkan Bete, aku dan temanku jalan-jalan untuk shopping. Tib-tiba ada sms dari Arie, dia memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan kami....DEG!Rasanya mau menangis aku. Akupun segera ingin pulang ke kost-an. Akhirnya temanku yang kebetulan mengerti, mau saja untuk pulang, walaupun kami belum sampai ditempat tujuan dan segera kembali ke kost-an.
Sampai di kost-an aku menangis....duh...kenapa setelah aku benar-benar suka padanya dia meminta untuk mengakhiri hubungan kami? Tapi aku tidak bisa memaksakan kehendakku untuk tetap melanjutkan hubungan kami. Dan aku sama sekali tidak tahu apa salahku.kenapa dia mau memutuskan hubungan kami. Akupun mengirim sms ke Arie, menanyakan alasannya kenapa dia memutuskan hubungan kami dan jawabannya di sms nya : “ Aku minta maaf, aku sayang sama kamu, dan aku tidak bisa untuk menyakiti kamu. Selama ini yang aku cari adalah Seks. Dan itu tidak berani aku lakukan ke kamu, kamu terlalu baik untukku, aku sayang sama kamu. Aku tidak mungkin merusak orang yang begitu baik dan aku sayangi”
Sudah jelas bagiku alasan Arie, yach...sepatutnya aku bersyukur, perjalanan aku masih panjang, dan itu juga tidak mungkin aku lakukan, aku tidak ingin merusak diriku sendiri, tidak ingin memalukan keluarga aku.
Dua minggu sudah aku akhirnya bisa melupakan Arie, dan aku sudah mendapatkan seorang kekasih baru ^^. kenalan dari chatting juga. Tiba-tiba waktu malam mingguan, Arie muncul, dan aku sedang bertemu dengan kekasih baruku. Aku kaget dan bingung, surprice banget, dia masih mengingatku...? Setelah aku ajak masuk dan ngobrol sebentar, serta memperkenalkan kekasih baruku itu, dia terlihat agak kaget. Dan tidak berapa lama, Arie pun pamitan untuk pulang.Aku mengantarnya sampai di depan...dia cuma tersenyum dan bilang “Aku harap dia tidak sepertin aku yach “ Kenapa? Aku balik bertanya. “Dia kelihatan baik, semoga dia bisa menjaga kamu dengan baik”
Sejak itu aku tidak pernah bertemu dengan arie sampai sekarang. Tidak tahu dia kemana, dan aku juga sudah tidak mau tahu mengenai dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar